IBCA MMA Sulteng Siap Sinergi dengan KONI Wujudkan Prestasi di Bumi Seribu Megalit

Ady Kasmadin, Ketua Umum IBCA MMA Sulteng
Penyerahan Pataka IBCA MMA dari Ketua Umum KONI Pusat Letjend (Purn) Marciano Norman kepada Ketua Umum PP IBCA MMA Marsekal Pertama I Made Susila Adnyana, sebagai Anggota KONI pada Rakernas KONI Pusat 2023 di Jakarta, 12-13 Matet 2023.

 

PALU – Pengprov Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Sulawesi Tengah, siap berkolaborasi dengan KONI Sulteng mewujudkan prestasi di bumi seribu megalit.

 

Bacaan Lainnya

Ketua Umum IBCA MMA Sulteng Ady Kasmadin AR SE AIFO-P, mengatakan sebagai pemegang mandat dan sekaligus ketua umum IBCA MMA provinsi Sulteng, Pengprov IBCA MMA Sulteng berencana akan mengadakan event nasional yaitu Diklat Pelatih dan Wasit Nasional dirangkaikan dengan Kejurnas IBCA MMA ZONA 4 SULAWESI meliputi Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, & maluku Utara.

 

Menurut pelatih dan IV ini, event Kejurnnas berdampak pada peningkatan prestasi beladiri campuran di Sulteng.

 

“Nilai positifnya di Provinsi Sulawesi Tengah pada umumnya, akan melakukan pembinaan prestasi yang terukur dan terarah untuk genarasi muda dari kalangan pelajar hingga dewasa yang masih usia produktif, untuk berpresatasi di cabang olahraga yang bergengsi yaitu MMA amatir melalui wadah IBCA – MMA,” ujar Ady.

 

Diketahui, IBCA MMA masuk menjadi anggota KONI Pusat, pada pelaksanaan Rakernas KONI Pusat, 12-13 maret 2023 di Jakarta. Pada kesempatan itu Ketua Umum KONI Pusat Letjend (Purn) TNI Marciano Norman menyerahkan pataka kepada Ketua Umum PP IBCA MMA Marsma I Made Susila Adnyana.

 

Di kepengurusan Provinsi Sulteng, Ady Kasmadin diberikan mandat sebagai ketua umum berdasarkan surat mandat No 057/ PP.IBCA MMA/Mandat/III/2023 yang ditandatangani oleh Sekjend Maraden Lumbantoruan. Ady dibantu oleh Christian Tora Lawe selaku Sekretaris Umum.

 

Diketahui, MMA merupakan jenis beladiri campuran amatir, mixed martial arts yang akan dilakukan pembinaan untuk jalur prestasi 70 persen dan profesional 30 persen mulai dari tinggkatan usia pelajar hingga usia atlet produktif. (*)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *