Pergatsi Sulteng Kirim Kekuatan Penuh Ikuti Kejurnas Gateball 2022 Yogyakarta

Wakil Ketua Umum KONI Sulteng Alizam Lamadau memberikan sambutan pada pelepasan kontingen menuju Kejurnas Gateball 2022 di Aula KONI Sulteng, Rabu (2/11).

PALU, konisulteng.or.id – Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengirim kekuatan penuh atlet gateball Sulteng menuju Kejurnas Gateball 2022 di Yogyakarta, 5-9 November. Total 32 atlet yang ikut dengan mengikuti seluruh nomor pertandingan kejurnas.

Wakil Ketua Umum KONI Sulteng Alizam Lamadau berksempatan melepas kontingen gateball Sulteng di Aula KONI Sulteng, Rabu 2 November 2022.

Dihadapan para atlet serta official yang hadir dan Ketua Harian KONI Sulteng Edison Ardiles, bahwa gateball Sulteng mengikuti kejurnas membawa misi harga diri daerah sebagaimana pesan Ketua Umum KONI Sulteng Nizar Rahmatu, yakni olahraga adalah harga diri dan kebanggaan daerah yang mesti diperjuangkan.

Bacaan Lainnya

Alizam juga mengatakan pesan Nizar Rahmatu yang saat ini berada di Luwuk memimpin CDM dan TD Porprov IX Sulteng, atlet olahraga Sulteng adalah harapan bangsa dan masa depannya dijamin oleh daerah. “Banggalah menjadi atlet karena saat ini atlet Sulteng yang berprestasi sangat dihargai oleh Daerah,” kata Alizam.

Ia juga menyampaikan, gateball sebagai olahraga unggulan agar tetap mempertahankan track record prestasi selama kejurnas hingga targetnya pada PON 2024 mendatang bisa menjadi pahlawan Sulteng dengan menyumbangkan medali emas. “Apalagi bonus yang disiapkan kepada peraih 1 medali emas sebesar Rp1 miliar,” kata Alizam.

Ketua Kontingen Ir Asbudianto mengatakan 32 atlet merupakan atlet gateball yang meraih emas pada seleksi Kejuaraan Provinsi Gateball 2022 yang baru saja dilaksanakan di lapangan gateball Dinas PU Bina Marga Provinsi Sulteng. 33 atlet merupakan atlet utusan dari Pergatsi Kota Palu 2 orang, Donggala 4 orang, Sigi 19 orang, dan Banggai 2 orang. Selain atlet, Pergatsi Sulteng juga mengutus 10 orang official. Dengan demikian kontingen Sulteng berjumlah 42 orang.

Adapun nomor yang dipertandingkan yaitu beregu putra, beregu putri, beregu campuran, triple putra, triple wanita, triple campuran, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, single putra dan single putri.

Sementara itu, Ketua Pergatsi Sulteng Ir Syaifullah Djafar mengatakan atlet gateball yang diberangkatkan menuju Kejurnas seluruhnya atlet Sulteng Emas yang dipersiapkan PON 2024. “Kejurnas ini gambaran hasil nanti kualifikasi PON cabang olahraga gateball tahun 2023. Kejurnas ini harus dilihat sebagai persiapan mengikuti babak kualifikasi pon,” kata Syaifullah.

Menurut Syaifullah peta kekuatan gateball di Indonesia telah berubah selama satu decade. Meskipun dulunya Sulteng ini adalah barometer gateball di Sulteng, namun menjelang PON 2024 sebaran kekuatan atlet gateball di Indonesia bergeser. “Jika dulunya ada Sulteng, Bali, Sulawesi Utara, namun sekarang di Pulau Sumatera sudah berkembang. Apalagi mereka tuan rumah PON 2024,” kata Syaifullah.

Meskipun demikian, Syaifullah tetap yakin Sulteng menjadi unggulan. Ia meminta kepada atletnya yang menjadi wakil Sulteng ini bisa menunjukkan kepada masyarakat serta KONI bahwa gateball tetap bisa menjadi andalan Sulteng pada PON nanti. Serta ungkapan rasa syukur kepada KONI yang memberikan perhatian kepada olahraga gateball sukses dalam PON nanti.

“Saya yakin bisa karena sekarang ini atlet-atlet terbaik yang kita miliki.dari 32 atlet ini, 65 persen adalah atlet regenerasi dari pembinaan. Bahwa ini kesempatan kita menunjukkan kepada masyarakat dan KONI apa yang diharapkan masyarakat kepada kita bisa tercapai. Saya harap betul betul konsentrasi dan persiapan diri sebaik baiknya, jangan main hp. Ingat harapan KONI dan masyarakat begitu besar kepada gateball, kita tidak boleh menyia-nyiakan,” kata Syaifullah. (*)

Media Center KONI Sulteng

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *