Tes Seleksi Pelatih Diumumkan Pekan Depan, 10 Persen Pelatih Cabor Bisa Buat Program

Dr Humaedi SPd MPd AIFO

 

 

PALU – 20 pelatih dari 120 pelatih Pengprov Cabang olahraga yang bisa membuat program latihan. Selebihnya, berdasarkan pengalaman semasa atlet.

Bacaan Lainnya

 

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (BinPres) KONI Sulteng Dr Humaedi mengatakan Binpres telah menyeleksi 120 pelatih yang diusulkan sebagai Pelatih Pra PON. Dari 120, KONI Sulteng akan memilih satu sampai dua pelatih tiap cabang olahraga yang akan melatih atlet Persiapan Babak Kualifikasi PON.

 

Hasil seleksi pelatih akan diumumkan pekan depan. Selanjutnya, Binpres KONI Sulteng akan menggelar workshop pelatih.

 

“Nanti tindak lanjutnya, yang terpilih akan mengikuti workshop untuk pematangan, yang dilaksanakan sekitar awal April,” ujar Humaedi.

 

Menurut Humaedi, SDM pelatih sangat penting dalam menunjang prestasi olahraga. Olehnya, dengan seleksi pelatih yang diambil alih KONI Sulteng bertujuan memetakan kualitas pelatih yang sudah ada. Adapun tugas bagi setiap Pengprov untuk menggelar pelatihan pelatih minimal sekali dalam setahun untuk level daerah dan level 1.

 

“Tujuan kita menyeleksi pelatih, agar atlet yang disiapkan mengikuti Babak Kualifikasi PON 2024 ditangani oleh pelatih yang tepat dan menguasai ilmu kepelatihan termasuk membuat program serta evaluasinya serta berlisensi minimal lisensi nasional,” kata dosen Pasca Sarjana Pendidikan Jasmani Universitas Tadulako ink.

 

Humaedi mengatakan, seleksi pelatih yang diadakan KONI belum lama ini, nyatanya tidak dimaksimalkan pelatih Pengprov. Dari 53 Pengprov induk olahraga yang dibawah KONI Sulteng, ada Pengprov yang sama sekali tidak mengutus pelatih yaitu Muaythai, angkat berat, angkat besi, selam dan balap motor.

 

Ada juga Pengprov yang mengutus tidak lengkap dari yang diminta lima orang pelatih, yang hampir semua cabang olahraga.

 

“Saya mengapresiasi Pengprov Cabor yang mengutus lengkap wakilnya seperti atletik dan bulutangkis, panjat tebing,” ujar Huamedi.

 

Munimnya SDM pelatih ini, lanjut Humaedi, juga menjadi bagian dari tugas KONI Sulteng serta Pemerintah Provinsi saling bergadengan tangan mengadakan workshop kepelatihan serta penataan organisasi olahraga yang lebih matang. (Barbar)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *