Touna dan Banggai Tuan Rumah PON Pantai

Pulau Papan Togean, Tojo Unauna. Source foto Kementerian Pariwisata/ Visit Indonesia

Koni Sulteng– Pekan Olahraga Nasional (PON) yang pertama kalinya diadakan di Republik ini bakal dilaksanakan di dua kabupaten Provinsi Sulawesi Tengah. Sesuai SK Gubernur Sulteng, PON Pantai akan diselenggarakan di Kabupaten Tojo Unauna dan Kabupaten Banggai yang beribukota di Luwuk.

Direktur Eksekutif KONI Sulteng Muhammad Warsita SPd MPd mengatakan, PON Pantai mempertandingan 20 cabang olahraga. Dari 20 cabang olahraga terdapat cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu Aquathlon, bola tangan, sepak bola pantai, tenis, voli pantai 4×4, water polo, renang perairan terbuka atau open water swimming (ows) 5.000 meter, karate (kata perorangan), basket 3×3, bulu tangkis pantai atau air badminton, beach sprint rowing, sepak takraw, selam dan jet ski.

Sedangkan cabang olahraga pilihan yang dipertandingkan yaitu perahu naga, pencak silat (seni), petanque pantai, atletik pantai, angkat berat pantai, gulat, surfing, dan winfoil racing.

Bacaan Lainnya

adapun cabor tersebut selanjutnya diusulkan ke KONI Pusat untuk ditetapkan.

“Olahraga pilihan itu bisa dipertandingkan bisa tidak tergantung dari kesiapan Pengprov serta tuan rumah,” kata Warsita pada rapat teknis persiapan PON Pantai di Aula KONI Sulteng, Sabtu (18/2/2024).

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Umum KONI Kabupaten Banggai Sugianto Djanun dan Sekum KONI Touna Arfan Taurengka. Sedangkan dari KONI Sulteng hadir Bendahara Umum KONI Sulteng Armin Amirudin SH MH AIFO, Wakil Ketua umum Alizam Lamadau ST AIFO, serta Ketua Binpres KONI Sulteng Dr Humaedi AIFO.

Warsita mengatakan, dari hasil rapat tersebut menghasilkan usulan lokasi cabang olahraga yang dipertandingkan, seperti Kabupaten Banggai yang akan mempertandingkan beach sprint rowing di Pulo Dua adalah destinasi wisata unggulan kabupaten Banggai, sedangkan Touna akan mengambil lokasi Pulau Papan atau Togean sebagai venue cabor bola voli pantai.

“Hasil rapat tersebut akan dibawa kepada Ketua umum KONI kabupaten masing-masing untuk diajukan ke Bupati terkait penetapan venue serta anggarannya,” kata Warsita.

Olahraga multi event bago cabor Pantai yang pertama kali diadakan di Indonesia ini akan diikuti 37 provinsi. Ajang ini sangat mendukung promosi olahraga pantai sebagai wisata olahraga atau sport tourism.

“Momentum ini adalah berkah yang mungkin lama terjadi lagi dikemudian hari karena banyaknya provinsi yang ingin menjadi tuan rumah termasuk Bali. Berkat niat dari Gubernur dan Ketua Umum KONI Sulteng menginginkan tuan rumah PON Pantai dilaksanakan di Sulteng, KONI Pusat menyetujui pelaksanaan di Sulteng,” kata Warsita.

Sementara soal waktu pelaksanaan PON Pantai sekiranya dilaksanakan pada akhir November 2024. Namun mengingat pelaksanaan Pilkada 2024 serta PON pada september 2024, kemungkinan bisa diundur.

“Nanti dilihat apakah kabupatennya siap atau tidak, yang jelasnya PON Pantai 2024 sudah ditetapkan di Provinsi Sulteng di Kabupaten Touna dan Kabupaten Banggai,” kata Warsita.

Sementara itu, Sugianto Djanun menambahkan pada prinsipnya Bupati Banggai yang juga Ketua Umum KONI Banggai sudah siap PON pantai dilaksanakan di Banggai.

“Bupati sudah siap dan setuju, Insya Allah kami rapatkan tentang persiapan teknisnya. Pada prinsipnya kabupaten Banggai siap karena PON Pantai ini untuk mempromosikan sport tourism di Banggai yang kaya akan wisata bahari,” kata Sugianto Djanun.

Begitupun juga dengan KONI Touna yang dipimpin Bupati Touna siap dilaksanakan di Touna. “Setelah ada hasil rapat ini akan kami rapatkan bersama Pak Bupati. Touna juga banyak wisata Bahari termasuk Togean sebagai destinasi wisata nasional,” ujar Arfan. (bar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *